pengalaman berbelanja

Pengalaman Berbelanja

Pengalaman Berbelanja

Pengalaman Berbelanja adalah artikel sederhana yang mencoba menyampaikan ekspresi dari pelanggan terhadap kunjungan mereka ke pasar modern bsd city. Berhadapan dengan penjual dan pelapak. Yah, namanya pasar, tidak semua pelaku penjual atau pembeli sesuai dengan harapan. Tapi proses tersebut menjadi sumber berbagi bagi kami dari sisi pengetahuan berbelanja dan berjualan. Yang tentu bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Tidak mudan memang, jika sebagai pelaku bisnis atau konsumen tidak ambil pelajaran maka kita bisa bilan, kita merugi. Disebabkan tidak bisa mengambil masukan untuk perubahan prilaku dari dua sisi. Hampir 90% pengunjung berdasarkan review lokal, memberikan bintang 5 ke pasar modern bsd.

Bukan saja karena kelenggkapanya, tapi juga karena memang bersihnya dan kualitas produk yang dijual. Jika ditanya apakah para pelapak dipasar bsd berniat memuaskan semua pelanggan. Pertanyaa ini kami bisa jawab, tentu. Dan kami sedang mempersiapkan arah perubahan yang lebih baik. Karena para pelapak adalah pelaku pasar yang langsung berhadapan dengan pembeli. Dan jika kondisi atau watak dari penjual belum sepenuhnya berorientasi layanan makan hal ini akan menjadi catatan kami para pelapak memperbaiki diri, mencari sumber-sumber yang relevan untuk perbaikan diri ini.

Pasar Online

Nah, rencananya sebagai saluran online yang berdiri berdasarkan initiatif lokal ini. Kami para pelapak bermaksud untuk memberikan pengalaman baru kepada pelanggan. Mulai dari pengalaman membeli yang mengikuti standar dan protokol covid19. Selain berorientasi melindungi para pembeli juga berorientasi menyesuaikan semangat perlindungan komunitas. Dan tentu ini buksan sebuah model yang sederhana, karena kami sebagai pelapak membutuhkan dukungan secara aktif dari pelapak-pelapak lain. Dan bisa memastikan bahwa prilaku dan pengetahuan bagaimana menstadarkan pembungkusan produk dengan mengikuti protokol covid19.  Dan ide serta perwujudan pasar-bsd.com adalah sebuah kemajuan yang tidak mungkin terjadi jika tidak didukung oleh para pelapak. Salah satunya dengan memberikan informasi yang benar dan akurat tentang produk mereka dan tentu akan secara postifi membentuk pola dan pengalaman konsumen yang kita inginkan.

Penulis juga sadar, bahwa tidak semua pelapak adalah pemilik dan penjual langsung. Atau bisa juga disebut, pelapak yang ada dilapangan hanyalah pegawai yang mungkin tidak berpikir untuk memastikan bahwa layanan yang dijalankan memiliki tujuan untuk membangun reputasi lapak. Dan tentu ini menjadi tantangan sendiri yang secara bentuk dan karakter adalah bagian dari proses belajar menyempurnakan layanan.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Masuk

Daftar

Setel Ulang Kata Sandi

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email, anda akan menerima tautan untuk membuat kata sandi baru melalui email.